• Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
  • WA center: 0853-9661-9306
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
366 dilihat       31 Agustus 2024

Terapkan GAP Padi, BSIP Sulbar Dampingi Petani Lakukan Persemaian Benih Padi Varietas TARO

MAMUJU- Tim BSIP Sulawesi Barat melakukan pendampingan proses penyemaian benih padi pada kegiatan Pendampingan Penerapan Standar Instrumen Pertanian. Pendampingan dilakukan pada Kelompok tani Cahaya Abadi di Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. 

Penyemaian benih padi merupakan proses mempersiapkan benih padi sebelum dipindahkan pada lahan penanaman di sawah. Tujuannya untuk mempersiapkan benih padi yang berkualitas sehingga hasil produksinya tinggi. Penyemaian benih sangat penting dilakukan karena merupakan salah satu komponen dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP) padi.

Benih padi yang digunakan adalah benih Varietas Tahan Tungro (TARO) yakni Inpari 36 dan 37, mengingat Kecamatan Kalukku adalah salah satu wilayah endemik Tungro. Padi varietas Inpari 36 berpotensi menghasilkan produktivitas 10 ton/ha dan Inpari 37 memiliki potensi 9,1 ton/ha, jumlah anakan berkisar 35 batang per rumpun dengan umur ± 114 hari setelah semai.

Prev Next

- BRMP Sulawesi Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Monitoring Persiapan Pelaksanaan PM-AAS di Desa Tubo Selatan
    21 Sep 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    Koordinasi Program Strategis Kementerian Pertanian Perkuat Tata Kelola Bantuan Pemerintah
    21 Sep 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar Kawal Tanam PM-AAS di Luyo, Perkuat Adopsi Teknologi di Tingkat Petani
    19 Sep 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar dan Pemkab Mamasa Perkuat Percepatan Pertanaman Melalui PM AAS di Desa Pebassian
    19 Sep 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat dan Pemkab Majene Perkuat Kolaborasi Pembangunan Pertanian
    16 Sep 2026 - By BRMP Sulawesi Barat

tags

varietas inpari 36 varietas inpari 37

Kontak

WA center: 0853-9661-9306
(0426) 2321830
[email protected]

Website:https://sulbar.brmp.pertanian.go.id/

Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju - Sulawesi Barat
Indonesia
91511

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat. All Right Reserved